Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Senin, 31 Oktober 2011

Selai Organik Jawab Kebutuhan Makanan Sehat

alt

Berawal dari rasa rindunya kepada oma tercinta, Mei Suling membuat homemade jam atau selai buatan rumah berdasarkan resep omanya, Oma Anna. Beberapa temannya yang sempat mencoba selai buatannya menyarankan untuk menjadikan ini sebagai bisnis. Dengan meningkatnya kebutuhan dan keawasan orang terhadap makanan sehat, Mei kemudian membuat semua produknya dengan bahan organik tanpa tambahan bahan pengawet. Untuk gulanya Mei masih menggunakan gula tebu cokelat karena gula tebu cokelat ini tidak melewati proses bleaching terlebih dulu. Jadi semua bahannya segar dan sehat.

Pada 2009, Mei memutuskan untuk memulai bisnis ini. Mei memulai bisnis ini sendirian. Mulai membeli bahan, membuat selai, mengepak, memasarkan, menerima pemesanan, hingga membawa ke tempat pengiriman.

"Ketika mulai berbisnis, semua saya kerjakan sendiri. Tapi sekarang sudah ada tim. Jadi pekerjaannya sudah lebih ringan," ujar wanita asal Medan ini.
Selai dengan varian rasa yang tidak biasa alias unik, bahan-bahan organik, dan sangat eksklusif merupakan modal Mei untuk menjalankan bisnis ini.

Saat ini, produk selai dengan brand Oma Anna ini sudah mempunyai lima rasa, yakni apel-mint, nanas-cengkeh, jeruk-melati, stroberi-kayu manis, dan sarikaya. Memadukan rasa buah dengan rempah-rempah memang keunikan produk ini.

Hampir semua varian rasa selai dikerjakan di dapur tokonya di Jalan Wira Angun-Angun No 28. "Tapi selai sarikaya dibuat tante saya karena memang pembuatannya butuh kesabaran ekstra. Tante saya itu orangnya memang sabar," kata wanita yang pernah bekerja di hotel ini.

Harga yang ditawarkan untuk sebotol selai 250 ml adalah Rp 37 ribu untuk selai buah dan Rp 49 ribu untuk sarikaya yang memang pembuatannya lebih memakan waktu. Ke depannya, Mei berencana untuk menambah varian rasa selainya. Tapi itu pun pasti memakan waktu. "Untuk dapat satu varian rasa kan butuh waktu juga. Harus trial and error dulu sampai akhirnya menemukan yang pas," kata wanita yang juga memproduksi sirup dan es krim homemade ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar